Sore itu aku bertemu dengan Grey pertama kalinya. Rasanya amazing bisa mendapatkan teman baru yang cantik seperti Grey. Tapi untuk bisa lebih dekat dengan Grey, aku harus merogoh kocek, yeah, Rp 65.000,00 ! So cheap, right?
Tapi yang terpenting bukan murah atau mahalnya. Grey sangat baik dan membantuku, last night. But, why? Dunia serasa nggak adil saat aku tiba di tempat, dan acaranya nggak begitu menarik buatku L. Kasian Grey, pertama kali aku bawa dia bersamaku, dia harus terkontaminasi dengan bau rokok! Aku harap Grey nggak kapok kalau aku bawa dia pergi lagi J.
Hal buruk lain lagi adalah Grey yang lama kelamaan membuatku sakit dan lelah untuk berjalan kesana kemari. Aku nggak betah berdiri lama, nggak betah jalan kesana- kesini, dan rasanya aku ingin pulang untuk mengistirahatkan sluruh badanku.
Haa !? kakiku rasanya sakit sekali dan ngilu di tengah malam! Hatiku berteriak, “Grey, ini salahmu!” Tapi di ruangan yang gelap dan aku meringkik kesakitan memegangi kakiku, Grey hanya terdiam, diam, dan diam. Grey tidak bersua.
Aku nggak ingin menyalahkan seutuhnya kesalahan ini pada Grey, karena memang bukan dia yang salah. Aku sadar betul aku yang nggak terbiasa dengan keadaan bersama Grey, apalagi untuk 3 jam, padahal hanya 3 jam! Tapi, i’m so sorry, Grey, aku nggak terbiasa dengan wedges sebelumnya ~o~ maafkan aku.
Lot’s of love,
Niput Y
0 komentar:
Posting Komentar