Senin, 12 September 2011

Makalah - Media Sahabat Mahasiswa dalam Pengolahan Budaya

Diposting oleh nupp_niput di Senin, September 12, 2011
BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Indonesia memiliki banyak pulau- pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke. Di setiap pulau memiliki provinsi dan wilayah yang membatasinya. Dan di setiap wilayah di dalam provinsi memiliki kebudayaan tersebdiri yang berbeda- beda dengan wilayah di provinsi lain walaupun maksud dan tujuannya adalah sama. Misalnya dalam pertunjukan wayang. Pertunjukkan wayang di daerah Jawa Tengah umumnya menggunakan wayang kulit, tapi di daerah Jawa Barat umumnya menggunakan orang asli. Keduanya sama saja dalam menyampaikan tujuannya yaitu untuk menampilkan sebuah cerita yang sama, hanya saja objeknya yang berbeda.
Umumnya pelaku dalam pertunjukkan wayang tersebut adalah orang- orang yang sudah tua atau sepuh. Padahal sebagai generasi yang melanjutkan budaya tersebut adalah para pemuda untuk melestarikannya agar tidak terlupakan. Maka dari itu masyarakat mempercayakan kepada mahasiswa yang sudah dianggap dewasa untuk mempertahankan budaya tersebut dan dapat mempresentasikan budaya tersebut ke kancah global. Hanya saja masih ada beberapa kekurangan yang membuat tersendatnya kegiatan mulia itu. Antaralain, pengetahuan yang kurang tentang wayang tersebut, kurangnya pengetahuan tentang cara memainkan wayang, kurangnya kesadaran akan pentingnya mempertahankan wayang sebagai budaya lokal, sehingga para pemuda belum bisa mempresentasikan wayang tersebut ke kancah global.

B.     Rumusan Masalah
1.    Mengapa para pemuda/ mahasiswa masih belum mengerti atau masih sangat sedikit yang mengerti tentang wayang?
2.    Apa yang membuat para pemuda/ mahasiswa belum mengerti tentang cara memainkan wayang?
3.    Apa yang membuat para pemuda/ mahasiswa tidak menyadari akan pentingnya wayang sebagai budaya lokal?
4.    Apa saja yang dibutuhkan para pemuda/ mahasiswa agar dapat mempresentasikan wayang ke dunia global?
5.    Apa pengaruh peran pemuda/ mahasiswa dalam mempresentasikan budaya lokal ke kancah global?

C.     Tujuan Penulisan
1.    Untuk memberitahukan pada pemuda/ mahasiswa yang belum mengerti tentang perwayangan.
2.    Untuk memberitahukan pada pemuda/ mahasiswa bagaimana cara memainkan wayang dengan baik.
3.    Memberikan kesadaran kepada pemuda/ mahasiswa untuk melestarikan wayang sebagai budaya lokal.
4.    Memberi motivasi pada pemuda/ mahasiswa agar bisa membawa wayang sebagai budaya lokal asli ke kancah global.
5.    Memberitahukan pada pemuda/ mahasiswa bahwa mahasiswa sebagai insan yang dianggap dewasa oleh masyarakat berperan penting dalam  membawa wayang sebagai budaya lokal asli Indonesia ke kancah global.

D.     Metode Penulisan
Searching/ pencarian data melalui internet.





BAB II
PEMBAHASAN

Pengertian Wayang.
Wayang adalah seni pertunjukan asli Indonesia yang berkembang di Pulau Jawa dan Bali. UNESCO menetapkan bahwa wayang adalah permainan boneka tersohor dari Indonesia. Banyak negara memiliki pertunjukkan boneka. Namun, pertunjukkan bayangan boneka (Wayang) di Indonesia memiliki gaya tutur dan keunikkan tersendiri, yang merupakan mahakarya asli dari Indonesia. Dan untuk itulah UNESCO memasukannya ke dalam DaftaR Warisan Dunia pada tahun 2003.
Tak ada bukti yang menunjukkan wayang telah ada sebelum agama Hindu menyebar di Asia Selatan. Diperkirakan seni pertunjukkan dibawa masuk oleh pedagang India. Namun demikian, kejeniusan lokal, kebudayaan yang ada sebelum masuknya Hindu menyatu dengan perkembangan seni pertunjukkan yang masuk memberi warna tersendiri pada seni pertunjukkan di Indonesia. Sampai saat ini, catatan awal yang bisa didapat tentang pertunjukkan wayang berasal dari Prasasti Balitung di Abad ke 4 yang berbunyi “si Galigi mawayang”.
Dalam pertunjukan wayang, terdapat pula iringan gamelan beserta sinden yang memeriahkan alur dalam pertunjukan wayang tersebut. Saat pertunjukan, bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa.

Cara Memainkan Wayang
Agar dapat mempertunjukkan wayang dengan baik, maka hal pertama yang perlu dilakukan adalah mengerti tentang bagaimana cara memulai dalam pertunjukkan, mengerti alur cerita yang akan dimainkan, mengenali lakon atau pemain wayang, dan bisa menggunakan bahasa jawa dengan baik.

Kesadaran Pemuda/ Mahasiswa
Seiring berkembangnya teknologi dan berkembangnya budaya luar, tidak berarti bahwa budaya sendiri ditinggalkan. Tapi hal inilah yang sering dilakukan oleh para pemuda, khususnya mahasiswa, yang telah mengenal kebudayaan luar dan memilih untuk mengadopsi kebudayaan luar sebagai life style. Kurangnya kesadaran ini terlihat dari mereka yang kebanyakan tidak memahami tentang cerita- cerita di pewayangan, padahal pewayangan tersebut sudah diberikan kepada pemuda sejak menginjak di sekolah dasar.

Peran Media Elektronik Sahabat Pemuda/ Mahasiswa
Seperti halnya pepatah “banyak jalan menuju Roma”, banyak juga cara untuk mempresentasikan wayang ke dunia global dengan subjeknya adalah mahasiswa. Perkembangan teknologi sangat membantu pemuda untuk maju dan mengembangkan kemampuan IT mereka. Begitu juga dalam mempresentasikan wayang ke kancah global. Misalnya penulisan artikel mengenai pengertian wayang, jenis- jenis wayang, dan pengenalan tokoh- tokoh pemain wayang di media Blog. Adapula media YouTube.com yang bisa menampilkan pertunjukkan wayang dalam format video. Atau bahkan berperan langsung sebagai dalang dalam pertunjukan wayang.

Peran Penting Mahasiswa dalam Mempresentasikan Wayang
Sebagai insan generasi penerus bangsa, sudah sewajarnya bahwa pemuda, khususnya mahasiswa adalah satu- satunya subjek yang dapat membawa budaya Indonesia tetap terus ada, bahkan dibawa ke negeri luar agar mendapat pengakuan yang sah. Sebenarnya mahasiswa bisa melakukan hal tersebut jika mereka mengetahui apa saja bagian- bagian penting dalam pewayangan.


BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
¯     Wayang merupakan hiburan bagi masyarakat zaman dulu sebelum ditemukannya media elektronik. Cerita dalam wayang diambil dari cerita- cerita kerajaan zaman dahulu dan cerita dari kitab Mahabharata. Untuk menambah hiburan dalam bermain wayang, iringan gamelan dan sinden pun menjadi satu paket, agar dapat menambahkan suasana dalam setiap alur cerita.
¯     Bermain wayang sebenarnya sangat mudah apabila kita sudah mengerti bagaimana alur ceritanya dan siapa saja tokoh- tokohnya.
¯     Wayang merupakan budaya yang sepantasnya di lestarikan turun temurun pada generasi selanjutnya, yaitu pada para pemuda yang sekarang lebih condong mengikuti budaya asing.
¯     Banyak cara untuk mempresentasikan wayang ke kancah global, misalnya menulis tentang perwayangan di blog atau media internet lainnya yang langsung berhubungan dengan masyarakat luas di dalam dan di luar negara.
¯     Sebagai insan yang dianggap sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa sangat berperan penting dalam mempresentasikan budaya lokal agar tidak punah dan tidak diklaim oleh negara lain.







DAFTAR PUSTAKA

Dr. Purwadi, M.Hum.Seni Pedhalangan Wayang Purwa.2007.Jakarta

0 komentar:

Posting Komentar

 

niput and stories Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review