Senin, 25 Juli 2011

Semarang, 25 Juli 2011

Diposting oleh nupp_niput di Senin, Juli 25, 2011
Rasanya sulit untuk memasrahkan hal ini, tapi sepertinya dewi fortuna nggak memilihku untuk diberi keberuntungan dari Tuhan. Tempat itu, sudah seperti ibuku sendiri, aku nggak bisa melepaskannya begitu saja. Entah, kenapa aku jadi pemilih seperti ini, tapi inilah yang ku mau. Yang ku mau berada disitu, menuntut ilmu disitu. Aku tahu Allah akan beri aku rezeki yang layak untukku. Tapi apakah aku salah jika aku memilih rezekiku sendiri? Aku juga hamba-Nya, sama seperti mereka yang beruntung masuk disana. Ibaratnya, aku sudah rajin beribadah, berdo'a, mengaji, dan berbuat baik, tapi aku dikirim ke neraka. Sedangkan orang lain, jarang beribadah, jarang mengaji, dan jarang berbuat baik, malah dimasukkan ke surga.
Apa yang kurang dari aku? Apa yang harus kulakukan agar Allah mau mengabulkan do'aku? Sudah sampai sekarang aku merasakan pahit, sakit, dan belum juga aku merasakan senang. Senang pun hanya sesaat.
Sampai tadi malam aku berpikir, aku sudah lelah belajar itu- itu, aku sudah lelah mengikuti tes dan harus melingkari di lembar jawaban, dan terutama aku sudah lelah ditolak. Tiga kali. Tiga kali menghancurkan hidupku, menjatuhkan semangatku, dan menitikkan air mataku.
Nggak banyak yang ku mau, hanya itu. Niatku tulus demi ilmu.
Hingga akhirnya di puncak keputusanku, aku lebih memilih untuk membuka usaha sendiri di usia mudaku, karena aku sudah lelah ditolak. Karena aku ingin hidupku menjadi normal lagi, seperti saat SMA.
Kalaupun masih ada kesempatan lagi sampai tanggal 28 besok, aku sudah memasrahkan semuanya pada Allah. Entah bagaimanapun hasilnya. Aku, jauh di dalam hatiku, masih berharap banyak disitu.

1 komentar:

Kang_IH mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Posting Komentar

 

niput and stories Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review